Selasa, 28 Januari 2014

Ketidakpastian Nilai Nominal dan Nilai Manfaat Uang Kertas


Uang kertas itu punya dua nilai, pertama Nilai Nominal. 1000, 2000, 1jt, 100jt. Yang kedua Nilai Manfaat, contoh 2000 bisa buat bayar parkir, 1000 bisa buat beli rokok, dsb.

Sayangnya si uang kertas ini, antara nilai nominal dan manfaatnya ini selalu berubah. Contoh, 1 juta hari ini nilai manfaatnya berbeda dengan 1jt di 10 tahun yang lalu atau 10 tahun yang akan datang. Dan berubahnya itu makin nyusut. Uang 1 juta tahun 1980 bisa membeli sepeda motor baru, dari showroom lagi, tapi hari ini uang 1 juta hanya bisa membeli sepeda tanpa motor, sepeda anak-anak pula.

Ini yang paling menyebalkan dari Uang Kertas, KETIDAKPASTIAN. Antara Nilai Nominal dan Nilai Manfaatnya selalu berubah.

Sementara itu, uang Dinar EMAS umat Islam, dari zaman Islam mulai berkembang dulu sampai saat ini zaman internet, 1 Koin Dinar EMAS masih tetap bisa membeli seekor kambing yang layak. Nah ini yang bener, NILAI NOMINAL dan NILAI MANFAATNYA selalu sama, tidak pernah berubah. Ini yang bener, memberikan kepastian kepada penggunanya terutama dalam berniaga.

Tahun 2007, seandainya saat itu saya punya uang 1 Milyar, kemudian uang tersebut saya depositokan dengan suku bunga 10% per tahun, kemudian bunga dari deposito tersebut tidak saya ambil alias ditambahkan kembali ke deposito tersebut, istilahnya bunga berbunga. Maka uang saya 5 tahun kemudian akan menjad 1,67 Milyar, itupun belum dipotong pajak.

Sementara, tahun 2007 harga EMAS saat itu 200 ribuan/gram. Seandainya uang 1 Milyar tersebut saya belikan EMAS, maka saya akan memperoleh EMAS sebanyak 5 kilo gram.

Nah, 5 tahun kemudian harga EMAS menjadi 520 ribuan/gram. Ternyata uang Rp 1,67 Milyar tersebut 5 tahun kemudian tidak mampu dipakai untuk membeli Emas sebanyak 5 kilo gram lagi. Karena untuk membeli EMAS sebanyak 5 kilo gram, saya membutuhkan dana sedikitnya 2,6 Milyar. Artinya selama 5 tahun saya sudah KEHILANGAN daya beli sekitar 1 Milyar.

Makanya saya bilang, sebuah kebodohan kalau kita masih nyimpan uang kertas lama-lama.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Komentar Anda...