Dari semua bentuk logam, emas adalah yang paling populer digunakan sebagai sarana investasi. Sepanjang sejarah, harga emas sudah sering dipakai sebagai uang dan sebagai tolak ukur atau patokan harga untuk komoditas lainnya. Sesudah perang Dunia ke II standar emas dibentuk mengikuti konferensi 1946 Bretton Woods, untuk memperbaiki peraturan dan prosedur standar harga emas dengan patokan harga $35 per Troy Ounce (1 Troy Ounce = 31.1035 Gram). Sistem tersebut terbentuk dan dipakai sampai tahun 1971 , ketika presiden Nixon, AS, menghentikan secara langsung sistem harga emas tersebut dengan dolar Amerika Serikat.
Sejak 1968 patokan harga emas dikenal sebagai London Gold Fixing, sebuah hubungan perdagangan dengan menggunakan telepon sebanyak dua kali dalam satu hari menjumpai wakil dari lima perusahaan untuk bertukar batangan emas. Selanjutnya, hubungan bertukar emas batangan itu berkembang dan menjadi perdagangan aktif berdasarkan intra-hari Spot harga emas, Spot harga emas didapat dari pasar yang bertukar emas di seluruh dunia sewaktu mereka membuka dan tutup pasar sepanjang hari.
Penanam modal atau para investor secara umum membeli emas sebagai ‘pagar asuransi harga’ terhadap aset yang biasa yang dikenal dengan istilah “Hedging” atau tempat berlindung aman “Safe Haven” dari kekacauan ekonomi, gejolak politik, sosial, atau pergerakan kurs mata uang. Kekacauan ini termasuk kemunduran pasar investasi, inflasi, perang, dan pergolakan sosial. Investor juga membeli emas selama waktu pasar emas sedang naik “Bullish” untuk memperoleh keuntungan laba “Profit”.
Follow @OptimasiEmas
Tidak ada komentar:
Posting Komentar
Komentar Anda...